Monday, April 1

11:58 AM
Para peneliti dari Amerika Serikat (AS) telah mengidentifikasi fosil kuno monyet (Cercopithecidae) ditemukan di Kenya tujuh tahun yang lalu. Diperkirakan para monyet awal hidup 12,5 juta tahun yang lalu, sebelum penemuan monyet modern.

Phys Dilaporkan, Selasa (2013/03/19), temuan yang dilaporkan dalam Prosiding National Academy of Sciences mengungkapkan bahwa tim peneliti mengidentifikasi fosil gigi Cercopithecidae, geraham dan premolar. Jenis alat dengan bentuk aneh dari hidung pasti bisa milik kelompok superfamili monyet Cercopithecidae kuno.

Selain itu, berdasarkan lihat giginya, monyet diperkirakan telah mencapai 10 kg berat badan. Makanan utama dari monyet kuno sebagian besar biji-bijian dan buah-buahan.

Hal ini berbeda dengan paling modern-hari monyet makan daun. Tim peneliti menyimpulkan bahwa meskipun telah terjadi evolusi modern usus pada monyet yang memungkinkan untuk dicerna daun.

Ditambah dengan adanya persaingan antara spesies di alam seperti yang dijelaskan dalam teori Charles Darwin tentang Survival of the Fittest. Teori ini mengungkapkan tentang spesies pemenang akan bertahan hidup, sedangkan spesies yang lebih lemah akan punah.

Identifikasi sukses dari ilmuwan fosil menjawab beberapa pertanyaan tentang asal-usul dari monyet kuno. Cercopithecidae kelompok primata yang terdiri dari monyet dari Afrika dan Asia. Salah satu perbedaan penting antara kelompok kuno monyet dengan monyet saat ini, mereka tidak bisa menahan ekornya sendiri.

Ini kera kuno diyakini telah muncul sejak Miosen (periode yang berlangsung lima sampai 23 juta tahun yang lalu). Sementara fosil baru yang ditemukan pada tahun 2006 diidentifikasi di situs Tugen Hills, Kenya, Afrika.

Sumber

0 komentar:

Post a Comment