Wednesday, April 10

Kelompok hak asasi manusia (HAM) meluncurkan gadget pintar berbentuk gelang, perangkat ini memiliki fungsi memantau pekerjaan yang berisiko. Ini muncul setelah salah seorang aktivis, Natalia Estemirova diculik dan dibunuh saat mendokumentasikan ratusan kasus pelanggaran HAM pada 2009.

Dilansir Discovery, Rabu (10/4/2013), gelang pintar yang dinamakan "Natalia Project" ini menggunakan sinyal layanan untuk memberitahu serangan dan lokasi kejadian menggunakan GPS. Perangkat ini secara otomatis memberikan sejumlah informasi melalui media sosial.

Gelang tersebut menggunakan sinyal seluler untuk memberi pesan kepada rekan-rekannya di Facebook dan Twitter mengenai keadaannya. Perangkat ini mengirim lokasi keberadaaan si pemakai ketika diketahui berada dalam kondisi berbahaya.

"Banyak pembela HAM mempertaruhkan hidup mereka untuk orang lain. Proyek Natalia ini akan memudahkan siapa saja yang ingin berkontribusi terhadap keselamatan aktivis HAM. Sehingga, mereka dapat melaksanakan pekerjaannya dengan tenang dan merasa aman," kata Executive Director of Civil Rigts Defenders, Robert Hardh melalui keterangan resminya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, gelang pintar 'Natalia Project' ini akan dijual dengan harga 1,640 euro atau sekira Rp636 ribuan.

1 komentar:

  1. mantap nihhh, yuk mampir juga ke http://goo.gl/Gq9VaW

    ReplyDelete