Friday, April 5

1:29 PM
Ancaman serangan nuklir Korea Utara tampaknya membuat para peretas gerah. Tergabung dalam Anonymous, para hacktivist melakukan 'serangan balasan' dengan menguasai akun Twitter dan Flick resmi Korea Utara.

Seperti yang dilaporkan oleh The next Web (4/4), pekan lalu para hacker dalam Anonymous mengaku telah mencuri lebih dari 15 ribu password di dalam situs media Korea Utara, Uriminzokkiri.com. Hal ini dilakukan mengingat semakin gencarnya ancaman keamanan dari negara di utara Semenanjung Korea ini.

Rupanya serangan itu tidak berhenti di situ saja. Segera setelahnya, Anonymous kembali mengklaim telah menguasai pula akun Twitter dan Flickr Uriminzokkiri beserta dua media propaganda Korea Utara lainnya, Ryomyong.com dan Aindf.com.

Akibat dari serangan tersebut, akun jejaring sosial Korea Utara diisi oleh beberapa posting yang terkait dengan keberadaan Anonymous. Sementara ketiga situs yang disita tersebut sudah mati hingga saat ini.

Serangan-serangan cyber Anonymous dalam misi # OpFreeKorea ini sendiri kabarnya hanya awalnya saja. Hacker berencana akan terus menyuntikan konten-konten porno dan gambar kucing ke dalam jaringan internet Korea Utara.

Anonymous sendiri memang memiliki tujuan khusus dari berjalannya serangan ini. Dalam sebuah tuntutan, mereka mengharapkan agar rakyat Korea Utara tidak terbatas akses internetnya ke dunia luar. Selain itu, Anonymous juga menginginkan agar Korea Utara menghentikan dengan segera berbagai bentuk ancaman nuklir terhadap perdamaian dunia.

0 komentar:

Post a Comment