Saturday, March 30

3:06 PM
Tidak mudah bagi seorang perokok untuk menghentikan kebiasaan ini, salah satu yang melanda hambatan yang stres ketika tidak merokok. Tapi ada cara yang dapat Anda lakukan untuk mengurangi stres saat berhenti merokok.

"Ketergantungan Nikotin dapat membuat seseorang merasa cemas dan gelisah yang sering diartikan oleh perokok sebagai perasaan stres. Kondisi ini sering membuat orang ragu untuk berhenti merokok," kata Steven Schroeder, MD, direktur Pusat Penghentian Merokok Kepemimpinan di University of California , San Francisco, seperti dikutip WebMD.

Ketika stres, tubuh melepaskan zat kimia epinefrin yang bisa mengganggu kemampuan otak untuk fokus dan berpikir jernih. Tapi ada berbagai strategi yang dapat digunakan untuk membantu seseorang mengatasi stres saat berhenti merokok, yaitu:

1. Jangan terlalu keras pada diri sendiri
Hilangkan kebiasaan merokok cukup sulit, untuk itu seseorang tidak boleh terlalu keras pada diri sendiri. Karena kondisi ini dapat menyebabkan stres, putus asa dan bahkan depresi. Cobalah memiliki pemikiran optimis dan mampu melakukannya.

2. Mengesampingkan terlebih dahulu kekhawatiran jangka panjang
Beberapa minggu pertama berhenti merokok adalah hal yang paling sulit. Selama periode ini, jangan membebani diri dengan segala macam kekhawatiran jangka panjang, fokus pada apa yang sedang dilakukan saat itu atau sekarang.

3. Belajarlah untuk mengenali tanda-tanda stres
Cobalah untuk mengenali gejala-gejala stres yang timbul, seperti perasaan cemas, gelisah, kewalahan dalam menangani masalah, sakit kepala, sulit tidur dan kemarahan. Jika Anda merasa di bawah tekanan, cobalah untuk melakukan sesuatu tentang hal itu.

4. Melakukan kegiatan yang menyenangkan
Salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi stres adalah dengan melakukan kegiatan yang menyenangkan atau untuk memberikan kesenangan, seperti menonton film, bermain dengan hewan peliharaan, berkumpul dengan keluarga, mendengarkan musik favorit Anda atau berendam di air hangat.

5. Bergerak atau aktivitas fisik
Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa aktivitas fisik dapat membantu mengurangi stres dan kecemasan. Hampir semua jenis kegiatan bisa membantu, asalkan benar-benar menikmati seperti berenang atau berjalan sambil melihat pemandangan indah.

6. Menuangkan perasaan secara tertulis
Menulis sesuatu yang bisa mengganggu cara yang ampuh untuk mengurangi stres. Cari tempat yang tenang dan menghabiskan waktu menyelam 15 menit untuk menulis semua hal yang mengganggu. Cobalah untuk tidak merevisinya dan hanya menulis itu, maka kertas robeklah dan membuangnya.

7. Teknik relaksasi
Teknik relaksasi untuk mengurangi stres seperti yoga, latihan pernapasan dalam dan berbagai bentuk meditasi yang dikenal untuk membantu perokok berhenti. Umumnya, tidak semua teknik bekerja untuk semua orang, sehingga menemukan teknik yang dapat membuat nyaman dan bekerja paling baik.

8. Bersabar
Hampir semua mantan perokok merasa kewalahan dan keraguan dalam beberapa hari pertama. Tapi cobalah untuk bersabar bahwa setiap kali berhasil menahan rasa seperti asap, maka langkah lebih dekat untuk bebas dari rokok. Karena hidup akan lebih nyaman, bahagia dan sehat sebagai non perokok.

0 komentar:

Post a Comment